Manfaat Pemeriksaan VDRL pada Ibu Hamil

Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah pemeriksaan penyakit sifilis pada ibu hamil, yaitu penyakit kelamin yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penyakit sifilis disebabkan oleh infeksi Triponema pallidum dan dapat menyebar pada janin yang ada di dalam kandungan. Berikut manfaat pemeriksaan VDRL pada ibu hamil.

  1. Mencegah penyebaran infeksi

Ibu hamil yang menderita sifilis dapat menularkan infeksinya kepada janin sehingga bayi yang baru dilahirkan atau beberapa bulan setelahnya dapat langsung menunjukkan gejala seperti anemia, lesi kulit, gangguan sistem saraf, pembesaran kelenjar getah bening, serta pembesaran hati dan limpa.

Oleh karena itu, dengan melakukan pemeriksaan VDRL, dapat segera diketahui apakah ibu hamil menderita sifilis atau tidak.

Apabila hasilnya negatif, maka ibu hamil dapat bernapas lega dan hanya perlu fokus pada perkembangan janin. Namun, jika hasilnya positif, dokter dapat melakukan perawatan yang sesuai agar janin dapat tumbuh dan dilahirkan dalam kondisi sehat.

  1. Melakukan pengobatan sedini mungkin

Penyakit sifilis dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu sifilis primer, sekunder, dan tersier. Masing-masing jenisnya membutuhkan tindakan perawatan serta pengobatan yang berbeda.

Artinya, dengan melakukan pemeriksaan VDRL, dokter tidak hanya mendapatkan informasi apakah ibu hamil menderita sifilis atau tidak, melainkan dapat mengetahui jenis sifilis yang diderita sang ibu sekaligus mengambil keputusan terkait langkah pengobatan yang paling sesuai.