Apa Yang Dimaksud Dengan Palpasi Abdomen Pada Kehamilan

 

 

Kebanyakan dari masyarakat kita tentu amat sangat asing dengan istilah palpasi abdomen. Pasalnya istilah tersebut memang merupakan istilah medis yang jarang digunakan atau diangkat dalam suatu perbincangan sehari-hari. Padahal mungkin masih begitu erat kaitannya dengan kehidupan terutama bagi seorang wanita. Palpasi abdomen sendiri adalah suatu metode pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dengan cara meraba bagian abdomen. Salah satu contoh konkret penerapan metode medis satu ini yaitu guna mengetahui berbagai hal yang terkait kondisi kehamilan dari seorang wanita, misalnya letak dan juga posisi bayi, usia kehamilannya, pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan, potensi kehamilan ganda, terjadinya kontraksi rahim, serta tak ketinggalan mengetahui dini terjadinya kelainan pada masa kehamilan.

Pada kehamilan yang disinyalir normal, metode satu ini biasanya dilakukan saat usia kehamilan sudah mencapai 36 minggu. Pasalnya pada usia tersebut, janin sudah memenuhi rongga rahim, serta sudah dapat dikatakan pula bahwa pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan telah optimal. Di samping itu, pada kehamilan yang sudah masuk usia 36 minggu, posisi dari janin telah menetap di rongga uterus serta kecil kemungkinan terjadinya perubahan. Kepala bayi juga sudah mulai turun masuk ke dalam pintu atas panggul. Sehingga, apabila usia kehamilan belum mencapai 36 minggu, metode satu ini biasanya tidak dilakukan. Pasalnya posisi, letak, dan juga presentasi janin saat itu masih cenderung berubah-ubah.