Hindari Rugi, Yuk Intip Tips Mengatur Keuangan Bisnis Kecil

 

Membangun sebuah bisnis memang susah susah gampang. Ada banyak tantangan yang harus dijawab oleh para pebisnis. Salah satunya yang krusial dan tak boleh diabaikan adalah mengatur keuangan. Sekalipun anda masih membangun bisnis kecil, anda tetap harus tahu triknya. Berikut tips mengatur keuangan bisnis kecil yang wajib untuk diketahui.

Sekilas Tentang Small Business atau Bisnis Kecil

Masyarakat seringkali menyebut kata bisnis kecil kecilan dalam kehidupan sehari hari. sebelum pembahasannya semakin jauh, ada baiknya anda tahu apa itu bisnis kecil. Bisnis kecil atau yang dikenal dengan small business adalah bisnis yang dimiliki dan juga dioperasikan secara independen.

Dalam operasinya juga tidak dominan dan juga memenuhi standar ukuran tertentu untuk jumlah karyawan. Jika merujuk pada Keputusan Presiden RI No 99 thn 1998, Usaha kecil merupakan kegiatan ekonomi rakyat yang memiliki skala kecil di bidang usaha, yang secara mayoritas juga menjadi kegiatan usaha kecil. Serta perlu dilindungi guna mencegah persaingan tidak sehat.

Perusahaan kecil akan memiliki manajemen yang berdiri sendiri. Atau bisa diartikan dalam pengelolaan perusahaan tidak ada pemisahan tegas antara pemilik usaha dan pengelola usaha. Umumnya pemilik dari bisnis juga menjadi pengelola dalam usahanya. Modal yang dimiliki usaha ini juga merupakan modal perorangan atau kelompok kecil.

Umumnya perusahaan ini akan memiliki daerah operasi lokal. Walaupun ada beberapa usaha kecil yang sudah menembus pada pasar luar negeri ataupun di pasar ekspor. Dinamakan sebagai usaha kecil, karena baik dari segi semua aset, sarana prasarana hingga karyawan memang kecil.

Dalam sebuah bisnis, entah besar atau kecil semuanya membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan bisnis dari kerugian dan juga menghindari kebangkrutan. Bukan hanya itu, anda juga bisa menjaga arus kas keluar masuk keuangan. Untuk itu dibutuhkan tips mengatur keuangan bisnis kecil khusus agar tidak merugi.

Langkah Mengatur Keuangan Dalam Bisnis Kecil

  1. Memperkaya Ilmu

Langkah pertama yang harus anda lakukan saat akan mengelola keuangan adalah memperkaya diri. Mengedukasi diri ini bisa berupa cara membaca laporan keuangan hingga hal hal yang berkaitan dengan manajemen keuangan. Perlu anda tahu, jika dalam ranah laporan keuangan memiliki beberapa bagian khusus.

Bagian tersebut antara lain adalah laporan penghasilan, laporan arus, laporan modal dan juga laporan neraca. Masing masing laporan ini tentunya memiliki fungsi tersendiri. Jika anda mempelajari laporan keuangan tersebut, setidaknya anda bisa menentukan langkah apa yang akan diambil demi mengembangkan usaha yang anda miliki.

Laporan keuangan memiliki dampak yang begitu penting dalam sebuah usaha. Jika laporan keuangan gagal, maka anda akan mendapatkan beberapa dampak. Salah satunya adalah tidak bisa mengetahui untung dan juga rugi perusahaan. Padahal untung dan rugi ini akan membantu anda untuk menentukan strategi operasional apa yang pas dilakukan.

Tidak hanya itu, bisnis juga akan mengalami kesulitan untuk berkembang. Yang paling banyak terjadi, adanya penyelewengan laporan keuangan. Untuk itu, anda wajib mempelajari tentang laporan keuangan dengan baik. Mengingat setiap catatan yang ada bisa dijadikan sebagai bukti yang akurat. Sehingga risiko penyelewengan bisa diminimalisir.

  1. Memisahkan Antara Rekening Bisnis dan Pribadi

Sebelum anda melangkah semakin jauh dalam keuangan bisnis anda, ada baiknya jika anda memisahkan antara rekening pribadi dan bisnis. Hal ini memang terlihat sederhana, padahal nantinya akan sangat membantu anda dalam mengelola keuangan. Sebab, anda akan lebih mudah dalam melakukan pengawasan arus kas usaha jika dipisahkan.

Beberapa berdalih jika akan mencatat semua pemasukan dan pengeluaran karena masih belum dipisahkan. Tapi yang banyak terjadi, hanya dilakukan di awal awal membuka usaha saja. Selain itu, terkadang juga menganggap remeh dengan dalih menggantinya nanti. Padahal hal ini akan mengganggu jalannya arus kas ke depannya.

Mengingat bisa saja uang bisnis justru dikeluarkan untuk kepentingan pribadi. Jika arus kas tidak lancar maka akan sulit untuk membiayai sektor sektor yang sebelumnya sudah dianggarkan. Padahal selain menjauhkan kerugian, arus kas yang baik juga akan menjadi kesempatan untuk mendatangkan suntikan dana dari investor.

  1. Lakukan Perencanaan

Tips mengelola keuangan bagi bisnis kecil yang selanjutnya adalah melakukan perencanaan. Perencanaan general atau secara umum akan diperlukan ketika memulai sebuah usaha. anda bisa menyiapkan beberapa langkah awal dan juga gambaran besar dalam mengembangkan usaha kecil anda. Perencanaan ini memang akan sangat membantu kedepannya.

Jika rencana sudah dibuat, maka kini saatnya anda membaginya dalam beberapa bagian. Misalnya dibagi ke dalam rencana harian, mingguan sampai rencana bulanan. Langkah ini akan membuat anda lebih terstruktur dalam menjalankan usaha. Pastikan jika anda detail dalam menuliskan perencanaan yang ada, mulai dari apa yang dilakukan hingga modal yang perlu disiapkan.

  1. Disiplin Dalam Mencatat

Banyak orang yang malas untuk mencatat dan memilih untuk mengandalkan ingatan. Padahal sekuat apapun ingatan kita, tetap saja memiliki kemungkinan untuk lupa. Maka dari itu, pastikan jika keuangan bisnis selalu dicatat sekalipun masih dalam skala kecil. Tujuan pencatatan ini adalah untuk meminimalisir risiko pengeluaran yang tidak wajar.

Anda bisa menyediakan buku kas untuk mencatat dana masuk dan juga dana keluar lengkap dengan buktinya. Nota atau struk ini akan membantu anda untuk melacak setiap pengeluaran, memastikan kembali apakah memang sudah sesuai atau belum. Tidak hanya dana masuk atau keluar, anda juga harus mencatat piutang dan hutang yang juga menyangkut aset anda.

Di era teknologi seperti saat ini, anda memang sudah bisa mengandalkan aplikasi kasir yang akan memudahkan semua pekerjaan anda. anda bisa mencatat pengeluaran, pemasukan, utang, piutang hingga kondisi produk anda. Adanya aplikasi ini juga tidak repot bahkan ada fitur fitur yang bisa dimanfaatkan.

Penghitungan menggunakan aplikasi juga dirasa lebih akurat jika dibandingkan dengan buku manual. Belum lagi jika tulisannya tidak terbaca, bukannya membantu justru akan membuat anda semakin pusing. Anda juga bisa menginput data secara real time dan dimana saja. Melacak pemasukan dan pengeluaran juga akan semakin mudah.

  1. Buat Anggaran Dengan Rutin

Dalam tips mengatur keuangan bisnis kecil, anda juga perlu untuk membuat anggaran dengan rutin. Budgeting atau anggaran ini akan membantu untuk membatasi pengeluaran yang membengkak. Anda bisa membuat anggaran untuk setiap minggu ataupun setiap satu bulan sekali. Pastikan jika di dalam anggaran kebutuhan akan bisnis anda sudah masuk.

Kebiasaan untuk membuat anggaran ini akan berdampak positif secara jangka panjang. Ketika membuat anggaran, anda juga perlu untuk mempertimbangkan catatan yang ada di buku kas. Dengan begitu, anda bisa tahu anggaran mana yang perlu dipangkas dan mana yang perlu untuk ditambahkan. Tentu saja bertujuan untuk menyokong usaha agar berjalan lancar.

  1. Awasi Kas Keuangan

Mengatur keuangan memang tidak mudah, anda perlu memastikan semua lini dalam pengawasan. Termasuk di dalamnya kas keuangan usaha anda. Kas ini perlu untuk dicek arusnya dengan tujuan agar tidak terjadi kebocoran kas. Untuk memantaunya anda memang harus sangat teliti. Dasar ilmu akuntansi juga perlu untuk dimiliki agar bisa lebih paham tentang uang kas.

Jika anda memanfaatkan aplikasi untuk kasir, hal ini akan terasa lebih mudah lagi. Sebab aplikasi ini biasanya sudah dibekali kemampuan untuk mencatat pembukuan juga menyimpan data kas. Bahkan ada yang sudah menghasilkan laporan terstruktur dari data yang ada. Urusan kas keuangan tentu akan lebih mudah untuk anda awasi.

  1. Menyiapkan Dana Darurat

Kita tidak bisa memprediksi apakah kedepannya kondisi bisnis anda akan tetap sama nasibnya. Hal hal yang buruk bisa saja terjadi di masa mendatang, misalnya adanya bencana alam ataupun karena munculnya pesaing. Tentu saja hal tersebut akan membuat kondisi bisnis anda menjadi tidak aman.

Maka dari itu, dari jauh jauh hari anda harus menyiapkan dana darurat untuk digunakan di masa sulit. Sebenarnya langkah terbaik adalah menyiapkan dana ini di awal membuka usaha. Pastikan juga anda menggunakan dana ini saat darurat saja. apabila situasi masih bisa dikendalikan, anda tidak perlu menggunakan dana darurat ini.

  1. Menggunakan Laba Untuk Mengembangkan Usaha

Anda tentunya tahu, jika dalam usaha ada banyak dana yang dikelompok kelompokkan. Dan usaha yang berhasil adalah mereka yang berhasil mencetak laba. Tidak untuk memperkaya diri atau membelanjakan untuk kebutuhan pribadi, anda juga harus menyisihkan laba tersebut untuk mengembangkan bisnis anda.

Sebuah usaha bisa dikatakan untung jika modal sudah berhasil berkembang atau berkali lipat. Keuntungan yang diterima setiap bulan bisa anda sisihkan minimal 10 persen untuk masuk dalam modal usaha. Dengan begitu anda bisa mengepakkan usaha anda menjadi lebih besar. Baik untuk melengkapi barang ataupun renovasi juga membuka cabang baru.

  1. Melakukan Evaluasi Berkala

Tidak kalah penting, agar keuangan usaha kecil anda tetap aman evaluasi secara berkala juga perlu untuk dilakukan. Evaluasi ini nantinya bisa dijadikan sebagai dasar untuk menambah mesin produksi, ataupun menambah karyawan. Anda juga bisa menjadikan hal ini sebagai dasar untuk menaikkan salary.  Anda bisa melihatnya melalui laporan keuangan yang secara rutin di update.

  1. Menggunakan Tenaga Profesional

Tips mengatur keuangan bisnis kecil ini cocok untuk anda yang tidak mampu menghandle keuangan perusahaan seorang diri. Dengan hire tenaga profesional, anda tentunya akan lebih mudah. Apalagi mereka juga sudah berpengalaman di bidangnya. Pengelolaan keuangan yang baik dalam sebuah usaha akan memberikan dampak pada perusahaan ke depannya.

Dalam melakukan pemilihan tenaga profesional ada baiknya anda juga berhati hati. Tentu anda tahu, anda tidak bisa percaya begitu saja dengan orang baru terutama dalam bisnis. Apalagi untuk yang akan tahu dapur keuangan bisnis anda. maka dari itu, pastikan tenaga profesional yang dipilih adalah mereka yang kompeten di bidangnya dan memiliki track record yang baik.

Mengatur keuangan dalam bisnis memiliki peranan yang begitu krusial. Keuangan yang berantakan juga akan memberikan dampak berantakan pada bisnis anda. adanya teknologi akan memudahkan anda saat ini, anda bisa menggunakan aplikasi khusus untuk keuangan bisnis kecil anda. Hal ini dinilai efektif dan juga tak membutuhkan banyak dana dalam melakukannya.

 

Tags: